Volume perdagangan non-fungible token (NFT) secara global di bulan Januari 2023 meningkat mencapai lebih US$ 1 miliar secara bulanan mengacu data Delphi Digital.

“Volume perdagangan NFT secara kumulatif cenderung mengalami peningkatan,” kata Head of Community PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU, Jonathan Hartono dikutip Investor Daily, Selasa (7/3/2023).

Volume perdagangan NFT sepanjang 2022 hampir menyamai puncaknya pada 2021, menurut data dari DappRadar. Pasar NFT mencatatkan volume perdagangan organik senilai US$ 24,7 miliar atau sekitar Rp 385,78 triliun pada 2022 di seluruh platform dan pasar blockchain. Angka itu sedikit menurun dari total US$ 25,1 miliar yang tercatat pada 2021. DappRadar mencatat lonjakan besar dalam jumlah NFT yang diperdagangkan pada tahun 2022. Tercatat sekitar 101 juta perdagangan NFT selama 2022, dibandingkan dengan sekitar 58,6 juta perdagangan NFT pada tahun 2021.

Dia mengatakan dunia cryptocurrency sangat luas. Selain berinvestasi, mengoleksi aset unik dalam bentuk digital atau NFT juga menjadi salah satu sarana berinvestasi di aset kripto.

Jonathan mengatakan pada awal tahun 2022 fenomena NFT di Indonesia merebak efek Ghozali Everyday. Sejalan dengan itu, PINTU membidik investor aset kripto di Indonesia untuk meningkatkan transaksi NFT.

“Melihat besarnya volume perdagangan NFT, PINTU mengajak seluruh investor aset kripto di Indonesia bergabung dalam komunitas untuk mengumpulkan NFT,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *