Kepala Reserse Tipikor Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, pelaku menggunakan kata atau password tertentu. Kode-kode ini digunakan sebagai alat komunikasi dan transaksi antara tersangka dan tahanan.

Misalnya, “air” berarti informasi survei keadaan darurat (Sidak), “rumah burung dan pakan jagung” digunakan dalam transaksi keuangan, dan “botol” digunakan sebagai kode telepon dan uang.

Selain itu, KPK juga menyebut total dana yang https://premierexxi.com/ disalurkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjumlah Rp6,3 miliar dalam kurun waktu 2019 hingga 2023. Asep mengatakan, aparat terkait Tipikor (KPK) akan melakukan pengusutan lebih lanjut. . dan penelitian tentang proses dan penggunaan dana ini. Asep juga menjelaskan, para tersangka yang menawarkan penjara berbeda selalu membayar uang tebusan untuk melarikan diri.

Salah satunya memberikan informasi saat pemeriksaan darurat atau Sidak. Cara yang dilakukan pelaku kejahatan seperti Hengki dan kawan-kawan antara lain dengan memberikan fasilitas khusus seperti waktu pisah yang cepat, penggunaan ponsel dan power bank, serta informasi tentang Sidak.

Besaran biaya yang harus Anda keluarkan untuk mendapatkan layanan tersebut berkisar antara Rp300.000 hingga Rp20 juta. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai atau melalui rekening bank yang dikuasai Walikota dan Korting.

Penghasilan yang diterima Hengki dan rekan-rekannya bervariasi tergantung jabatan dan pekerjaannya, dengan penghasilan berkisar Rp500.000 hingga Rp10 juta per bulan.