Kejaksaan Agung (Kejagung) mengerjakan pemeriksaan kepada dua saksi berhubungan kasus korupsi impor emas, dalam hal ini dugaan rasuah pada pengelolaan aktivitas usaha komoditi emas tahun 2010 hingga dengan 2022.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana spaceman slot menyajikan, pihaknya mengerjakan rangkaian pemeriksaan pada Senin, 6 Mei 2024.

“Adapun kedua orang saksi yang diperiksa berhubungan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan aktivitas usaha komoditi emas tahun 2010-2022,” tutur Ketut dalam keterangannya, Selasa (7/5/2024).

Dua saksi yang diperiksa ialah FTM selaku Pemilik Warung Sinar Fajar Jewelry, dan EEL selaku Pemilik Warung Aneka Logam.

“Pemeriksaan saksi dilaksanakan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” kata Ketut.

Diusut
Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi komoditi emas tahun 2010 hingga dengan 2022. Di samping mengerjakan penggeledahan kantor pihak Bea Cukai, regu juga masih secara pararel mengerjakan penyidikan perkara serupa di PT Aneka Tambang (Antam).

“Iya (dua penyidikan), itu tapi masih penyidikan lazim, sehingga memang nanti sekiranya clear semuanya kita akan sampaikan ya,” tutur Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (15/5/2023).

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Kuntadi mengatakan, dua kasus hal yang demikian berada di penyidikan yang berbeda. Walaupun begitu, pihaknya berupaya mendalami temuan fakta yang ada.

“Jikalau nanti memang ada kaitannya, ada kemungkinan kasus ini kita gabung dan sekiranya tidak kita jalan sendiri-sendiri. Jadi secara teknis nanti kita lihat dalam perjalanan pembuktian perkara ini alat nyatanya seperti apa,” ujar Kuntadi.